(021) 50829292 (IGD) (021) 50829282 Pencarian

Apakah Batu Ginjal Bisa Keluar Sendiri? Fakta dan Mitos yang Perlu Anda Ketahui

Batu ginjal merupakan masalah kesehatan yang sering ditemui di bidang urologi. Banyak orang beranggapan bahwa batu ginjal dapat keluar sendiri hanya dengan memperbanyak minum air. Meskipun ada sebagian kebenaran dalam anggapan ini, kenyataannya tidak semua batu ginjal dapat keluar secara spontan. Memahami kapan batu bisa keluar sendiri dan kapan perlu intervensi medis sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.

Ukuran dan Lokasi Menentukan Peluang Batu Keluar

Kemampuan batu ginjal untuk keluar spontan sangat tergantung pada ukuran dan lokasi batu tersebut. Batu yang berukuran kecil (<5 mm) memiliki kemungkinan keluar sendiri sekitar 68–98%, terutama jika terletak di ureter bagian bawah. Batu berukuran 5–10 mm memiliki peluang sekitar 47–60%, sedangkan batu yang lebih besar dari 10 mm hampir selalu memerlukan tindakan medis. Selain ukuran, lokasi juga berperan besar. Batu yang masih berada di dalam ginjal lebih sulit keluar dibanding batu yang sudah turun ke ureter. Batu yang tersangkut di ureter dapat menghambat aliran urine dan menimbulkan nyeri hebat, bahkan kerusakan ginjal bila dibiarkan terlalu lama.

Benarkah Minum Banyak Air Membantu?

Banyak orang percaya bahwa minum air dalam jumlah besar akan “mendorong” batu keluar. Hal ini benar sebagian, karena volume urine yang tinggi dapat membantu batu kecil bergerak menuju kandung kemih. Namun, strategi ini tidak efektif untuk batu besar atau batu yang tersangkut erat di saluran kemih. Aktivitas fisik juga membantu. Gerakan tubuh dapat mengubah posisi batu dan memudahkan perpindahannya. Oleh karena itu, dokter sering menyarankan pasien dengan batu kecil untuk tetap aktif sambil meningkatkan asupan cairan.

Saatnya Tindakan Medis yang Aman dan Minim Luka Jika Batu Tak Kunjung Keluar

Jika batu tidak keluar dalam waktu 4–6 minggu atau menimbulkan komplikasi seperti infeksi, nyeri berat, atau gangguan fungsi ginjal, intervensi medis menjadi pilihan. Berbagai teknik endourologi kini tersedia dan aman dilakukan tanpa sayatan besar, di antaranya:

  • Ureteroscopy (URS): alat kecil dimasukkan melalui saluran kemih untuk menjangkau dan menghancurkan batu di ureter.
  • Retrograde Intrarenal Surgery (RIRS): alat fleksibel menjangkau ginjal dan menghancurkan batu menggunakan laser.
  • Percutaneous Nephrolithotomy (PCNL): dilakukan melalui sayatan kecil di kulit untuk batu berukuran besar.

Dengan kemajuan teknologi ini, tindakan dapat dilakukan secara minimal invasif, masa rawat lebih singkat, dan pemulihan lebih cepat dibanding operasi terbuka tradisional.

Meluruskan Mitos Seputar Batu Ginjal

Beberapa mitos umum seputar batu ginjal perlu diluruskan:

❌ “Semua batu bisa keluar sendiri.” – Hanya batu kecil yang mungkin keluar spontan. Batu besar hampir selalu memerlukan intervensi.

❌ “Minum air sebanyak-banyaknya pasti mengeluarkan batu.” – Tidak berlaku jika batu sudah terlalu besar atau menyumbat saluran kemih.

❌ “Jika nyerinya hilang, batunya sudah keluar.” – Tidak selalu benar; batu bisa tetap berada di ginjal tanpa gejala namun tetap berisiko merusak organ.

Kesimpulan

Batu ginjal berukuran kecil memang bisa keluar sendiri dengan bantuan hidrasi dan aktivitas fisik, tetapi tidak semua batu dapat ditangani secara konservatif. Evaluasi oleh dokter urologi penting untuk menentukan pendekatan terbaik. Jangan menunda pemeriksaan jika gejala berat muncul, karena penanganan yang terlambat dapat berujung pada komplikasi serius.

Layanan Urologi di RSUI

Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Depok menyediakan layanan urologi komprehensif untuk diagnosis dan penanganan berbagai keluhan saluran kemih, termasuk batu ginjal.
Didukung oleh dokter spesialis urologi berpengalaman serta teknologi minimal invasif seperti Ureteroscopy (URS), Retrograde Intrarenal Surgery (RIRS), dan Percutaneous Nephrolithotomy (PCNL), RSUI memastikan tindakan medis dilakukan dengan aman, efektif, dan pemulihan lebih cepat.

Jangan biarkan batu ginjal mengganggu kualitas hidup Anda, konsultasikan kondisi Anda segera di RSUI.

📍 Alamat: Rumah Sakit Universitas Indonesia
Jl. Prof. DR. Bahder Djohan, Pondok Cina, Beji, Depok, Jawa Barat
📧 Email: rsui@ui.ac.id
📞 Telepon: (021) 50829292
📱 WhatsApp:  0811 9113913

Daftar Pustaka

  1. Golomb D, Shemesh A, Goldberg H, et al. Spontaneous stone expulsion in patients with history of urolithiasis. Urologia Journal. 2022;90(2):329-334.
  2. Ongün Ş, Dursun M. The Effect of Distal Ureteral Stone Size Measurements on Spontaneous Passage. J Urol Surg. 2019 May 17;6(2):139-143.